Warkop DPR: Sensasi Ngopi Estetik di Tengah Hutan Karet Desa Wisata Cibuntu Kuningan


Warkop DPR Desa Cibuntu
Warkop DPR Desa Cibuntu

Warkop DPR: Sensasi Ngopi Estetik di Tengah Hutan Karet Desa Wisata Cibuntu

Matahari sore itu sedikit terhalang awan, bahkan ditengah jalan sempat dihadang oleh rintiknya hujan, tadinya kami memutuskan untuk kembali, tetapi ternyata perlahan matahari kembali bersinar di perjalanan tenggelamnya.

Kami melaju memacu motor tua menuju sisi utara Gunung Ciremai, masih di Kabupaten Kuningan tepatnya ke Desa Cibuntu, Desa Cibuntu sendiri merupakan desa wisata berbasis alam dan budaya yang bertaraf Internasional dan nasional (terbaik di ASEAN 2017 bidang homestay).

Tujuan utama kami bukan ke Desanya, tapi ke sebuah tempat diantara rimbunnya Perkebunan Karet.

Warkop DPR namanya, tapi DPR yang ini bukan Dewan Perwakilan Rakyat, tapi DIBAWAH POHON RINDANG, karena warkop ini berdiri diantara pohon - pohon karet.

Warkop DPR bukan sekadar kedai kopi biasa. Begitu sampai, kami disambut oleh deretan pohon karet yang menjulang tinggi, menciptakan kanopi alam yang melindungi dari terik matahari.

Tempat ini sangat Instagramable, terutama saat sore hari ketika sinar matahari menembus celah-celah pohon karet (efek Ray of Light). Deretan Pohon karet yang berjajar rapi ini yang membuat warkop DPR menjadi super estetik, efek repetisi dahan pohon karet menimbulkan presfektif yang indah ditambah cahaya matahari yang menembus sela - sela daun menambah nilai esetetik Warkop ini. ada trik khusus jika ingin mendapatkan foto - foto seperti ini:

Suasana outdoor Warkop DPR Desa Wisata Cibuntu Kuningan
Ini foto asli yah, tanpa sentuhan editting

Kedainya sendiri memiliki Interior yang sederhana tapi unik, ditengah kedai tampak batu alam besar yang dibiarkan tetap pada posisi aslinya, memberikan kesan menyatu dengan alam.

Interior Alami Warkop DPR Kuningan
Interior Alami Warkop DPR

Diluar kedai terdapat bangku - bangku permanen dan bangku kayu yang memungkinkan untuk ngopi estetik diantara pepohonan juga tersedia hammock yang terpasang di antara pepohonan karet. 

Nah bagi kamu yang suka ngopi sambil baca buku, disini ada perpustakaan mini bagi pengunjung yang ingin membaca buku sembari menikmati semilir angin pegunungan.

Karena lokasinya yang berada di kawasan dataran tinggi, udara di sini sangat segar dan dingin, cocok untuk healing atau mencari inspirasi tulisan.

Perpustakaan mini di Warkop DPR Cibuntu Kuningan
Buat yang hobi baca, ada Perpustakaan mininya juga lho!

Kita Bahas Menunya

Warkop DPR menu utamanya sebenarnya KOPI, disini memiliki Signature coffee, Kopi Robusta yang ditanam oleh petani lokal cibuntu, berhubung waktu kesana saya tidak memesan Kopi, jadi saya tidak akan membahas lebih dalam soal kopinya, mungkin nanti saya tulis khusus tentang kopinya di edisi lain.
Ini sekedar info yang saya capture dari Instagramnya Warkop DPR:

Kopi Cibuntu Khas di Warkop DPR Kuningan
Kopi Cibuntu di Warkop DPR

Pada kesempatan kemarin kami kesini kami memesan :
  • Nasi Ikan Asin
  • Nasi Goreng
  • Nasi Ayam Penyet Sambel Ijo
  • Gorengan Bakwan, dll.
Semua disajikan diatas piring seng dengan Daun Pisang yang menjadi alasnya, menambah kesan khas pedesaan.

Soal rasa relatif yaa... saya menilai secara objektif, karena masakannya termasuk masakan sederhana segini ya cukup enak, tapi saya ga bilang ini enak banget, karena standar saja, soal rasa mungkin kembali lagi ke selera masing - masing dan kondisi perut saat itu saya lagi lapar jadi semua masakan saya santap tanpa bersisa.

Menu Makanan di Warkop DPR

Minumannya lupa ga kefoto, soal rasa minuman (yang non kopi) juga relatif sama soal rasa mah pasti kembali ke selera masing - masing.

Lokasi dan Jam Operasional

Dari arah Kota Cirebon, arahkan kendaraan menuju Sumber, lalu arahkan kendaraan menuju Mandirancan, di pertigaan mandirancan lurus sampai ketemu tugu macan belok kiri lurus ke Jalan Desa Cibuntu hingga menemukan kawasan hutan karet Desa Cibuntu. 

Dari arah Kuningan, arahkan kendaraan menuju Mandirancan, lalu masuk ke Jalan Cirea di pertigaan tugu macan belok kiri lurus ke Jalan Desa Cibuntu hingga menemukan kawasan hutan karet Desa Cibuntu.

Dari arah Majalengka, arahkan kendaraan menuju Mandirancan, lalu masuk ke Jalan Cirea di pertigaan tugu macan lurus ke Jalan Desa Cibuntu hingga menemukan kawasan hutan karet Desa Cibuntu.

  • Jam Buka: Setiap hari, pukul 13.00 WIB hingga 20.00 WIB.


Tips untuk Mendapatkan Foto Estetik di Warkop DPR: 

Tempat ini sangat Instagramable, terutama saat sore hari ketika sinar matahari menembus celah-celah pohon karet (efek Ray of Light), tapi tanpa berada di spot yang pas dan pengaturan yang tepat kita tidak akan mendapatkan feel dari tempat ini.

Tanpa setting yang tepat paling kita cuma dapet foto seperti ini :

Spot Foto Estetik di Warkop DPR
tanpa setting hasilna cuma begini

Dengan setting yang tepat kita bisa foto sepeti ini :


Hasil Foto Estetik di Warkop DPR
dengan setting yang tepat hasilnya bisa begini

Tips membuat foto estetik dan setting kamera di Warkop DPR :
  • Pilih waktu yang tepat kira - kira masih ada matahari masuk ke celah pepohonan antara pukul 15.00 s/d 16.00WIB, selebihnya masih bisa tapi tidak akan ada rim light, hasilnya akan lebih flat.
  • Jika menggunakan Kamera SLR atau Mirorless setting lensa bukaan aperutre terkecil jika bisa di F/1.8 atau jika menggunakan lensa standar paling di F/5.6
  • Jika menggunakan HP android di aplikasi kamera set di mode Portrait.
  • Posisikan Objek sedekat mungkin dengan kamera (tanpa di Zoom), untuk menyesuaikan komposisi objek usahakan kameramen yang mundur / maju.
Demikian kunjungan kerja kami ke DPR alias Dibawah Pohon Rindang, Jika kamu mau berkunjung ke Kuningan atau butuh Trip Advisor Wisata Kuningan dsk. kontak saja yaaa....

21 comments for "Warkop DPR: Sensasi Ngopi Estetik di Tengah Hutan Karet Desa Wisata Cibuntu Kuningan"

  1. Aaakkk sumpaahh dah, bikin mupeng maksimaall.
    Spot yg bikin hening, tenang sekaligus relaxing

    Aku mauuu coba semua menu yg Mang Duyeh pesan.. disajikan dgn kearifan lokal pakai piring seng,alas daun pisang...aselikk ini vibes nya keren buangett

    Tips foto aesthetics nya juga warbiyasaakk

    ReplyDelete
  2. Akhirnya aku berkunjung juga ke tulisan mang duyehh hehe...
    Kerennnn ini terlihat fotonya mana yang asal jepret dan mana yang pro :)
    Tempatnya enak banget ini kalo pengen yang kembali ke alam menikmati kesederhanaan jadi bener jangan ekpektasi makanan yang berlebihan karena yang disajikan memang makanan rumahan hanya saja kita tidak perlu masak cukup duduk manis menghirup udara segar sambil fokus membaca buku buat yg hobi buku ;)

    ReplyDelete
  3. Waaaah mang, ini ingetin aku Ama hutan jati Purwakarta. . ada tempat ngopinya begini jugaaa. Tp kalau liat yg warkop dpt, lebih alami sih.😍👍

    Sukaaaa banget kalau bisa ngopi di bawah pohon begini. Gapapa rasa makanan biasa, Krn terkadang suasana alam bgini bisa menaikkan rasa makanan menjadi istimewa 😄😍. Apalagi tempatnya sejuuuk .

    Di JKT susah cari yg tema alam. Kecuali mau ke pinggiran sedikit 😄.

    ReplyDelete
  4. Kalau nuansanya seperti ini memang apik buat berfoto, karena estetik dengan pepohonannya, belum lagi ada bantuan cahaya ilahi yang membuat tampilan pun makin pas komposisi warnanya.
    Semisal mau editing warna, gak bakalan banyak, malah gak perlu keknya ya Mang hehe

    ReplyDelete
  5. Okelah kalau begitu, hatur nuhun informasinya. Ternyata ekh ternyata warkop DPR itu ada kepanjangannya dibawah pohon rindang, Masha Allah indah sekali pemandangan alam di sekitarnya.

    Asli salut sama pemilik warkop DPR ini, rupanya beliau pencinta literasi ya, menyediakan mini Perpus buat pengunjung baca buku dan tenggelam diantara harumnya aroma kopi khas daerah tersebut, kearifan lokal yang maha kaya banget. Alhamdulillah menu yang dipesan pun terbilang enak ya.

    Tips foto, mulai dari jam hingga settingannya, ajib, hatur nuhunn sangat. Pastilah bermanfaat dan menjadi amal jariyah kelak, aamiin.

    ReplyDelete
  6. Asik pisan ngopi di Warung DPR ini. Banyak banget yang didapat. Suasana, kopi, pengalaman, foto-foto dan konten keren dan juga perasaan lebih dekat dengan alam. Suasananya bikin inget pacar, pasti seneng diajak kesini deh. Auto nyanyi mungguhing dina lamunan.. Tandain dulu nanti kesana

    ReplyDelete
  7. Wah.. namanya pas banget nih, Mang. Warung DPR alias di bawah Pohon Rindang.
    Dan ini suasana asyik sekali. Di tengah pohon karet, namun tetap ada sinar matahari yang masuk di sela-sela. Dan Mamang berhasil ya mendapat foto-foto yang ciamik.
    Ini warungnya sederhana saja, tapi dari foto-foto menunya sangat menggugah selera. Jadi pengin nih segera mengunjungi Warung DPR.

    ReplyDelete
  8. Suasananya syahdu banget ya di tengah hutan karet. Makanan dan tempatnya juga mendukung dengan nuansa tradisional. Nikmat pasti makan sambil ngopi di sini. Apalagi udaranya sejuk khas pegunungan.

    Btw, hasil foto biasa dan dengan setting emang beda banget ya mang. Keren sih.

    ReplyDelete
  9. Mantappp euyyy, ayeuna tos pake domain anyarrrr.. Moga makin bersinar di tahun 2026 ieu mang!
    Alus euy mang hasil fotona. makana abdi mah ngirana ieu hasil editan AI, saking mulus eta backgroundna, hahaha.
    Tapi ning jauh oge nya ieu mah ai ti Jalaksana mah. Nepi ka erek 20 kilo sagala atuh euy.
    Perkara tempat jeung menuna mah, aman lah nya. Moal aya nu tiasa di komplen, enakeun jang duduk santai sambil ngomongkeun dosa-dosa MBG, hahahahahaha.

    Diuk lenjeh bareng jeung budak jeger
    Loba cocooan nu tiasa dipaenkeun
    Sanajan mang duyeh tos jadi blogger
    Tetep weh popotoan mah kudu diselipkeun

    ReplyDelete
  10. Kirain DPR itu Dibayar Pakai Rupiah… eh ternyata Di Bawah Pohon Rindang 😁 Auto senyum deh pas baca namanya, kreatif banget.

    Tempatnya juga kelihatan sejuk ya mas, dikelilingi pohon karet, jadi kebayang ademnya. Plus kelihatan bersih juga, jadi makin nyaman buat duduk santai sambil ngopi lama-lama.

    Ternyata bukan cuma warkop buat ngopi cantik, tapi juga ada makanan berat. Jadi aman nih buat yang tipe “ngopi boleh, tapi tetap harus makan nasi biar kenyang” hehe. Nggak cuma nongkrong, tapi bisa sekalian isi energi.

    Konsepnya juga estetik tapi tetap sederhana, nggak maksa, malah terasa natural. Cocok buat yang pengen cari suasana beda dari warkop biasanya.

    ReplyDelete
  11. Jadi ingat taman depan sanggar pramuka pas SMA, aku kasih nama taman DPR juga, di bawah pohon rindang, khususnya pohon ketepeng.

    Nah di sini malah pohon karet. Suasananya hommy bgt, khas perkebunan dgn aroma karet dan hutan. Sembari duduk ngopi ditemani angin sepoi2 khas Cibuntu. Apalagi kalo dingin2 gt ditemani pasangan.

    Duh mang duyeh ini bisa aja romantisasi sambil ngopi. Di bawah pohon karet biar pasangan makin lengket. Hehe.

    ReplyDelete
  12. Cakep banget pemandangan nya, beneran di bawah pohon rindang ini mah, udaranya terasa sejuk. Suka dengan konsep yang diusung. Apalagi sampai ada perpustakaan mini, fasilitas yang jarang dijumpai di Warkop.
    Ga nyangka di tengah hutan bisa ada warkop yang estetik kalau kata anakku

    ReplyDelete
  13. Sumpah ya. Enak banget kayaknya nongkrong di warkop DPR tuh. Adem pasti

    Lama-lama baca buku mah betah kalau di sini. Sambil ngopi.

    Lapar tinggal pesen makan. Asyiklah

    ReplyDelete
  14. buat chil enak ya mang disinni DPR yng ini mah gak aka mengecewakan upss
    Ngopi di tempat syahdu kaya disini tuh beda bvibes nya , ku meni ingin ngopi di hamock gitu ih sambil bca terus liat keatas haha sayang na jauh ah dri Bandung

    ReplyDelete
  15. Beneran rindaang berasa di hutan gitu yaa..
    Kalo di Bandung, DPR ini bukan warkop, melainkan Bubur DPR.
    Cabangnya uda 3 dan sebener-benernya yaa.. ga dibawah pu-un juga siih.. cuma memang lokasinya diusahakan masih rindang.

    Warkop DPR ini memang estetik bangeett.. Semuanya masiii alamii..
    Dan ada tutorial foto menggunakan cahaya ilahi jugaa.. haturnuhan, mang..

    ReplyDelete
  16. Foto-fotonya cakep-cakep amat Mang. Emang ya kalau foto di alam tuh udah nggak perlu edit sana-sini, natural aja udah bagus...

    Nah, aku suka nih tempat makan di tengah alam gini tapi yang nggak ngubah alamnya. Kayak di sini ada batu alam gede aja masih dibiarin ada di tengah warungnya ya.

    Salut juga sama tempat makan yang nyediain perpus. Jarang banget, kan. Enak banget sambil nikmatin alam, ngopi, ditemenin buku. Mantap!

    ReplyDelete
  17. Ternyata warkopnya lebih menyediakan makan siang dan malam ya, tidak ada buat sarapan paginya.
    Iya kalau sore cahayanya bagus yaa buat pepotoan asalkan nggak pas mendung :D
    Unik banget lokasinya di kebun karet jadi siang2 makan di sana teduh, apalagi kalau ngopi sambil cemal-cemil. Buat ngobrol juga enak. Kalau sendirian baca buku aja sambil menikmati angin semilir di sana :D
    Mereka nggak nyediain tempat lesehan kah?
    Rasanya pengen bawa tikar lalu ngopi2 di sana selonjoran haha :D

    ReplyDelete
  18. Padahal kalau panjang namanya bagus lho, "Di bawah Pohon Rindang," begitu disingkat kok jadi...gimana gitu hehehe. Asik juga ada warkop tapi di tengah kebun karet. Hm... ini kalau habis hujan kan sering ada kabut-kabutnya gitu pasti lebih estetik.

    Wah ada perpus mini, kalau kaya gini sih aku angkat 2 jempol. Bakal betah banget kalau ada buku mah. Banyak yang ngulas kuningan jadi pengen ke sana euy. Menarik sepertinya menjelajah Kuningan dari perspektif yang beda.

    Soal foto, timing emang menentukan banget, bahkan aku pernah ikutan workshop fotografi dan aku jadi tahu ternyata bagi fotografer, ada jam-jam haram untuk motret. Noted tips2nya ya Mang :)

    ReplyDelete
  19. Wah adem banget nih pastinya kalau ngopi di sini karena lokasinya banyak pohonnya. Dan ini konsepnya kayaknya bukan kopi kekinian ya kak lebih ke tempat makanan estetik gitu

    ReplyDelete
  20. Seneng saya ada blog mamang Duyeh ini, jadi banyak referensi kuliner dan wisata di Kuningan. Secara kalau mudik saya pulang ke Majalengka dan Kuningan itu deket dengan Majalengka. jadi bisa saya kunjungi. Seperti warkop DPR ini,,,,suasananya adem banget di tengah hutan sejuk dan sambil baca ngopi nya beuuh mantaaap

    ReplyDelete
  21. Ada perpustakaan, bisa sambil ngopi juga... wah asik bgt tempat ini

    ReplyDelete