Pawon Cokelat Guesthouse: Hidden Gem Penginapan Murah, Strategis dan Estetik di Yogyakarta

Pawon Coklat Guesthouse

Terinspirasi oleh tulisan Mbak Katerina, yang menulis tentang Hotel 21 Gisting Tanggamus Lampung. Setuju banget pada kalimat diawal paragraf yang beliau tuliskan, bahwasannya terkadang yang berkesan itu bukan destinasi wisatanya tapi justru tempat menginapnya. Hal yang kurleb sama juga kami alami waktu ke Yogyakarta. 

Yogyakarta seperti yang kita tahu, selalu menjadi tujuan wisata baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Yogyakarta memiliki destinasi wisata lengkap, beragam kulinernya dan syahdu suasana kotanya. Saat kami memutuskan untuk travelling ke Yogyakarta, sudah pasti yang terbayang dan terencana diawal bahkan jauh hari sebelum berangkat diantaranya: Foto - foto di Malioboro! Tapi dalam kenyataanya, untuk berfoto di tiang penunjuk jalan bertuliskan Malioboro saja antrinya minta ampuun, sekalinya dapet kesempatan hasil foto nya kurang maksimal. Setiap sudut di Malioboro memang estetik, tapi di setiap sudut itu juga banyak orang yang melakukan aktivitas yang sama. Hal ini berlaku hampir disemua tempat di Yogyakarta. 

Booking Hotel by Luck

Awal pencarian penginapan, kami fokuskan mencari pada lokasi hotel yang dekat dengan Stasiun Yogyakarta karena kami datang dengan kereta, jadi punya pertimbangan agar cukup hanya dengan berjalan kaki dari stasiun, selanjutnya kami mencari rate hotel yang termurah di sekitar itu (maklum kami hanya kaum pecinta beras bulog, haha). Dari sini drama hotel dimulai. 

Padahal kami memilih waktu untuk travelling ke Yogyakarta itu bukan pada saat high season, kami pergi kesana justru seminggu setelah long weekend berakhir. Tapi ya begitulah Yogyakarta, selalu ramai oleh wisatawan. Alhasil semua hotel yang masuk ke kriteria yang kami inginkan seperti diatas semua sudah full booking, kami coba juga melalui aplikasi hasilnya tetap nihil, termasuk di Pawon Coklat ini, menurut aplikasi sudah full booking. Hanya hotel dengan rate diatas cetiao yang kosong, sungguh sangat scary scary delicious. 

Saat jiwa desil satu ku meronta dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya bisa berangkat ke Yogya, disitu insting Survival kami muncul, dengan penuh harap kami coba WhatsApp nomor Pawon Coklat yang tertera di google, diawali dengan huruf "P" dan diakhiri dengan ucapan terimakasih, alhamdulillah masih ada satu kamar kosong disini. 

Interior Pawon Coklat Guesthouse

Dari "Ya sudahlah" menjadi "MashaAllah"

Jujur tadinya kami ga terlalu banyak ekspektasi karena yang ada di pikiran kami: "Yang penting dapet penginapan lah", apalagi pas nyari titik tepat lokasi masuk gang sempit dan nyasar pula. Tapi begitu kami tiba di disana... 

MashaAllah! penginapan ini keren banget, perpaduan unik antara kenyamanan desain modern dan nuansa hijau yang menyejukkan. 

Seketika mata kami melakukan scanning ke setiap sudut disini, dan belum juga kami melakukan check in tapi sudah... Berfoto-foto

Banyak spot foto di Pawon Coklat Guesthouse

Toko Kue Yang Menjelma Menjadi Guest House

Nama "Pawon Cokelat" Dalam bahasa Jawa, Pawon berarti dapur. Konon katanya dulun tempat ini adalah sebuah toko yang menjual kue cokelat. Kini, tempat tersebut telah bertransformasi menjadi sebuah guesthouse dengan konsep garden building yang unik.

Bangunannya bergaya industrial modern dengan dekorasi tanaman merambat yang memberikan kesan asri di tengah padatnya pusat kota. Tak heran jika setiap sudut tempat ini sangat Instagramable dan sering dijadikan tempat selfi.

Dekat ke Stasiun dan Jalan Malioboro

Khas Yogyakarta

Kelebihan lain dari Pawon Cokelat adalah lokasinya yang sangat strategis. Berada di dalam sebuah gang di Jalan Pasar Kembang, dari dan ke Stasiun Yogyakarta (Tugu) hanya dengan berjalan kaki selama kurang dari 5 menit. Kawasan wisata Malioboro pun berada tepat disebelah gang nya.

Meskipun berada di pusat keramaian, posisi penginapan yang agak masuk ke dalam gang memberikan ketenangan tersendiri lumayan gak begitu bising meskipun dekat jalan raya utama.

Fasilitas dan Kenyamanan

Meskipun berstatus sebagai guesthouse, fasilitas yang ditawarkan cukup lengkap:

  • Kamar-kamar yang bersih dengan desain simpel namun fungsional Full AC

  • Rooftop & Teras Area terbuka di lantai atas untuk bersantai sambil menikmati suasana Jogja dari ketinggian.

  •  Menu sarapan yang simpel namun lezat untuk memulai hari Anda.

  • Wi-Fi Gratis: Akses internet yang tersedia di seluruh area penginapan.

Sarapan dan Gaya Kamar di Pawon Coklat Guesthouse

Pawon Cokelat Guesthouse menurut saya adalah pilihan cerdas bagi yang mengutamakan lokasi, harga yang terjangkau, dan estetika bangunan. Baik Anda seorang backpacker solo maupun pasangan yang sedang staycation, tempat ini menawarkan kehangatan khas Jogja yang gak semua hotel besar memilikinya.

Pada akhirnya perjalanan kami ke Yogyakarta bukan saja terpuaskan dengan wisata dan syahdu kotanya tapi dengan penginapan yang kami singgahi juga, walaupun cuma semalam disini tapi sangat berkesan.

Sekdar Informasi:

  • Alamat: Jl. Ps. Kembang Gg. 1 No.102, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta.

  • Titik koordinat: .https://maps.app.goo.gl/wdUMfHKjqM5Fcm1A8

  • Rate: Mulai dari Rp. 300.000,- an

  • Contact Person: 087788809008


Post a Comment for "Pawon Cokelat Guesthouse: Hidden Gem Penginapan Murah, Strategis dan Estetik di Yogyakarta"