Menikmati Sensasi Kuliner Terapung di Kampung Laut Semarang

Menikmati Sensasi Kuliner Terapung di Kampung Laut Semarang

11 Januari 2025, Saya berkesempatan kembali menjajakan kaki di Kota Semarang setelah sekian lama. Sepanjang hidup saya baru tiga kali kesana, pertama waktu umur saya masih kecil, kali kedua saat baru lulus SMA dan mencoba peruntungan untuk ikut tes masuk (sipenmaru) Politeknik Universitas Diponegoro yang Alhamdulillah kala itu saya... Gagal. Kali ketiga saat ada kegiatan dari tempat kerjaan di bulan Januari yang lalu.

Awalnya saya kira di Kota Semarang hanya ada Lawang Sewu atau Simpang Lima, ternyata ada banyak kuliner pesisirnya juga. Salah satu destinasi yang saya kunjungi adalah Rumah Makan Kampung Laut sebagai salah satu ikon wisata kuliner di ibu kota Jawa Tengah.

Arsitektur Kayu yang Ikonik

Begitu menapakkan kaki di Kampung Laut, kami disambut oleh konstruksi bangunan yang didominasi oleh kayu dan bambu. Keunikan utamanya terletak pada konsep restoran apung, di mana area makan berupa pondok-pondok atau saung berdiri di atas permukaan air. Jembatan-jembatan kayu yang menghubungkan satu area ke area lain menambah kesan eksotis dan memberikan banyak sudut estetis bagi para pemburu foto.



Surga bagi Pencinta Seafood

Sebagai restoran yang berada di tepi pantai, menu andalan Kampung Laut tentu saja berasal dari hasil laut segar. di satu sudut berjejer Aquarium besar berisi berbagai jenis Ikan, Udang, Kepiting dan ada juga beberapa jenis ikan air tawar.

Bagi mereka yang kurang menyukai makanan laut, tersedia juga pilihan ayam, bebek, serta olahan ikan air tawar yang tak kalah lezat.

Pokonya pilihan menunya super banyak, pusing juga liat menu se-berjejer itu.

Lebih dari Sekadar Tempat Makan

Kampung Laut dirancang sebagai destinasi keluarga yang lengkap. Selain menyantap hidangan, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas pendukung:

Area Pemancingan: Bagi yang hobi memancing, tersedia kolam luas yang memungkinkan Anda bersantai sambil menunggu umpan dimakan ikan.

Taman Bermain Anak: Area khusus anak-anak membuat restoran ini sangat ramah keluarga (family-friendly).
Pemandangan Matahari Terbenam: Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sore menjelang malam. Cahaya lampu yang memantul di air laut berpadu dengan langit sunset menciptakan suasana romantis bagi pasangan atau kehangatan bagi keluarga.



Cocok Untuk Acara Santai atau Formal

Kebetulan ketika kami disana dalam rangka menghadiri acara Gathering dari tempat kerjaan, saya ulas sedikit yang berkaitan dengan ini.

Kampung Laut memiliki infrastruktur yang mendukung berbagai kebutuhan acara resmi, diantara keunggulannya yaitu :

Kapasitas Besar: Restoran ini mampu menampung rombongan besar, cocok untuk gathering kantor, rapat tahunan,Wedding atau acara - acara seremonial lainnya.

Fasilitas Pendukung: Tersedia panggung kecil, Sound System, serta area parkir yang luas yang sangat krusial untuk mobilitas tamu formal.

Privasi: Anda bisa memilih area saung VIP atau bagian restoran yang lebih tenang agar jalannya acara tidak terganggu oleh pengunjung umum.

Pemilihan Paket Prasmanan (Buffet): Untuk acara formal, paket prasmanan adalah opsi paling efisien dibandingkan memesan menurut menu yang ada. diskusikan saja dengan pihak restoran untuk mengatur menu agar sesuai dengan keinginan.

Dekorasi Alami: Karena Kampung Laut sudah memiliki dekorasi alami yang indah, Anda hanya perlu menambahkan elemen minimalis seperti standing banner, backdrop portabel, atau centerpiece di meja tamu agar tidak terlihat terlalu ramai.


Lokasi dan Akses

Terletak di kawasan Puri Maerokoco (PRPP), Jalan Anjasmoro Raya, restoran ini cukup mudah dijangkau meski berada sedikit menepi dari pusat kota. Lokasinya yang dekat dengan Bandara Ahmad Yani juga menjadikannya tempat singgah favorit bagi wisatawan yang baru tiba atau akan meninggalkan Semarang.


Jika Anda berencana datang pada akhir pekan atau hari libur nasional, sangat disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, terutama jika Anda menginginkan saung di pinggir air yang sering kali penuh dipesan sejak jauh hari.



2 comments for "Menikmati Sensasi Kuliner Terapung di Kampung Laut Semarang"

  1. Mirip kayak di daerah Angke ya kang. Terakhir pertengahan tahun 2025 sempet kesana, belanja ikan langsung di pasar, terus minta dimasakin. Kalo disini mah, kayaknya konsepnya lebih rapi dan tersistem, jadi tinggal pesen aja. Ga kudu repot-repot belanja ke pasar dulu, hehehe

    Tempatnya mah bagus euy, nyaman juga kalo buat nongkrong-nongkrong ngomongkeun piduiteun mah. Asal kudu hati2 kalo makan seafood mah, soalnya takut kena kolesterolll

    ReplyDelete
  2. Waaaah berkali2 ke Semarang, apalagi tiap mudik ke solo kan pasti ngelewatin. Tapi jarang banget eksplor Semarang. Baca ini jadi pengen pas mudik nanti , sempetin waktu utk menginap dj Semarang sebelum lanjut solo.

    Lihat dari tempatnya , kayak menarik mas 😄👍. Memang sukaaaa lah kalau udh kuliner seafood

    ReplyDelete